Pages


Monday, December 12, 2011

Puisi buat Permaisuri

Selangkah demi selangkah perjalananku, sedetik demi sedetik putaran waktu,
daku selalu menginginkanmu..

Walau khayal dalam tidur, walau angan dalam sadar,
ku selalu merinduimu..

Dalam kemelut metropolitan, dengan pancaroba dunia yang skeptikal,
ternyata dirimu sayang yang kuperlu untuk bersama dalam setiap inci nadi harianku..

Duhai permaisuri hatiku,
saatku dalam peluh resahku, dikau hadir membawa kuntuman kegembiraan,
waktu lemah longlaiku berdiri, dirimu muncul menopang langkahku..

Ratu Hatiku..
andai ranjau bersanggah, rela ku korban harta duniaku,
andai masa jadi penentu, rela ku tunggu walau tak tentu,
akan ku nanti sinar mahligai yang akan kita lalui bersama,
Semoga..
Yang Esa dengari niat dihati yang selalu merintih di tandang sepi..

1 comment: